Jerman Juara Piala Dunia 2014 Berkat Gol Goetze
Jerman juara Piala Dunia 2014 usai menang 1-0 atas Argentina setelah melewati babak perpanjangan waktu, dalam pertandingan final yang berlangsung di Stadion Maracana. Gol kemenangan Jerman dicetak oleh Mario Goetze yang baru masuk di babak kedua menggantikan Miroslav Klose.ULASAN JALANNYA PERTANDINGAN
Menit ketiga serangan balik dilancarkan Argentina, tendangan keras dilepaskan oleh Higuain yang arahnya masih melenceng dari gawang Jerman. Delapan menit berselang, Lavezzi coba lepaskan umpan silang mengarah ke kotak penalti Jerman, tapi bola langsung ditangkap dengan sigap oleh Manuel Neuer.
Pada menit ke-22, Toni Kroos membuat blunder melakukan back pass dengan sundulan yang malah mengarah kepada Higuain. Dalam situasi satu lawan satu dengan Neuer, bola yang ditendang Higuan malah melenceng ke samping kanan gawang Jerman. Memasuki menit ke-30, Higuain berhasil menjebol gawang Jerman usai menyambut umpan silang dari Lavezzi. Tapi gol dianulir oleh wasit karena Higuain sudah berdiri dalam posisi off side.
Pada menit ke-37, Jerman membuat peluang bagus lewat tembakan kencang Andre Schuerrle yang berhasil diblok oleh Sergio Romero ke luar lapangan. Tapi Jerman tak mendapatkan corner kick karena saat Schuerrle melepaskan tendangan ada Oezil yang sudah berdiri dalam posisi off side.
Menit ke-40, Messi melakukan solo run didaerah pertahanan Jerman, lalu melepaskan umpan silang ke tengah kotak penalti Jerman. Bola berhasil disapu keluar kotak penalti oleh Jerome Boateng sebelum sampai ke kaki Lavezzi. Tiga menit berselang, tendangan kencang yang dilepaskan oleh Toni Kroos masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Sergio Romero.
Pada masa injury time, umpan sepak pojok dari Toni Kroos disundul oleh Howedes dan bola mengenai tiang gawang Argentina. Bola rebound ingin disambar Thomas Muller, namun hakim garis mengangkat bendera menandakan Thomas Muller berdiri dalam posisi off side. Hingga babak pertama usai skor masih 0-0.
Dua menit pasca restart, Messi terlepas dari jebakan off side
saat menyambut umpan terobosan dari Lucas Biglia, dan bola disepak
Messi, tapi bola masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Jerman.
Menit ke-56, umpan panjang dari Zabaleta berusaha dikejar oleh Higuain
yang bebas tanpa pengawalan. Tapi bola langsung ditinju oleh Manuel
Neuer sebelum bola dikuasai oleh Higuain.
Memasuki
menit ke-59, bola yang disundul Klose menyambut umpan Lahm lajunya
masih terlalu lemah sehingga bola bisa diamankan dengan mudah oleh
Sergio Romero. Menit ke-74, tendangan Lionel Messi masih belum
membahayakan gawang Jerman. Delapan menit berselang, bola yang disepak
oleh Toni Kroos arahnya masih melebar di samping gawang Argentina.
Pada masa injury time
babak kedua, sepakan yang dilepaskan Mario Goetze masih bisa diamankan
oleh Sergio Romero. Skor pun masih 0-0 hingga babak kedua berakhir,
sehingga laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Semenit
memasuki babak perpanjangan waktu, Sergio Romero membuat penyelamatan
hebat dengan memblok bola sepakan jarak dekat Schuerrle. Menit ke-97,
Hummels melakukan kesalahan saat berusaha menghalau bola sehingga bola
jatuh ke kaki Rodrigo Palacio. Bola yang di-chip oleh Palacio masih
menyamping tipis di sisi kanan gawang Jerman.
Ketika
laga memasuki menit ke-113, umpan silang terukur dari Schuerrle jatuh
kepada Mario Goetze yang terlepas tanpa pengawalan di kotak penalti
Argentina. Setelah mengontrol bola dengan dada, Goetze menyepak bola
dengan kaki kiri dan sukses menjebol gawang Argentina, sekaligus membawa
Jerman menang 1-0 atas Argentina.
SUSUNAN PEMAIN
JERMAN:
Manuel Neuer, Mats Hummels, Jerome Boateng, Philipp Lahm, Benedikt Howedes, Christoph Kramer (Andre Schuerrle ’31), Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, Mesut Oezil, Thomas Muller, Miroslav Klose (Mario Goetze ’88)
ARGENTINA:
Sergio Romero, Martin Demichelis Ezequiel Garay, Pablo Zabaleta, Marcos Rojo, Javier Mascherano, Lucas Biglia, Enzo Perez (Fernando Gago ’86), Lionel Messi, Ezequiel Lavezzi (Sergio Aguero ’46), Gonzalo Higuain (Rodrigo Palacio ’78)
JERMAN:
Manuel Neuer, Mats Hummels, Jerome Boateng, Philipp Lahm, Benedikt Howedes, Christoph Kramer (Andre Schuerrle ’31), Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, Mesut Oezil, Thomas Muller, Miroslav Klose (Mario Goetze ’88)
ARGENTINA:
Sergio Romero, Martin Demichelis Ezequiel Garay, Pablo Zabaleta, Marcos Rojo, Javier Mascherano, Lucas Biglia, Enzo Perez (Fernando Gago ’86), Lionel Messi, Ezequiel Lavezzi (Sergio Aguero ’46), Gonzalo Higuain (Rodrigo Palacio ’78)
| JERMAN 1 | ARGENTINA 0 | |
| Mario Goetze ’113 | _ | |
| Andre Schuerrle | _ | |
| 6 | shots on target | 0 |
| 3 | shots off target | 9 |
| 5 | corner kick | 3 |
| 64 % | possesion ball | 36 % |
| Bastian Schweinsteiger ’29; Benedikt Howedes ’34 | yellow card | Javier Mascherano ’64; Sergio Aguero ’65 |
Tolong tekan tombol g+1 untuk kemajuan blog ini

Facebook
Twitter
Google+